September 24, 2021 By fast-fat.com 0

Nasi Tumpeng Sajian Khas 17 Agustus, Makna dan Filosofinya

Nasi Tumpeng Sajian Khas 17 Agustus, Makna dan Filosofinya

Hari kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus selalu identik dengan hadirnya nasi tumpeng. Nasi tumpeng tentunya memiliki makna dan sejarah tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Dikutip dari situs Budaya Indonesia, pada awalnya nasi tumpeng merupakan bentuk persembahan, bentuknya yang kerucut menggambarkan Gunung Semeru.

Dalam ajaran agama Buddha Vajrayana, nasi tumpeng disimbolkan sebagai gunung emas yang merupakan pusat dari seluruh dunia.

Nasi tumpeng pun erat dikaitkan dengan kondisi alam Indonesia yang dipenuhi gunung rapi. Sedari dahulu hingga saat ini, nasi tumpeng juga jadi perwujudan dari rasa syukur bangsa Indonesia atas kondisi alam yang banyak memberikan manfaat untuk rakyat pesan Nasi Box di Jakarta Pusat  .

Dalam etimologi masyarakat Jawa, kata tumpeng memiliki konon ialah akronim yen metu kudu mempeng. Yang memiliki arti “Ketika keluar harus sungguh-sungguh semangat.” Filosofi yang menggambarkan manusia ketika lahir harus hidup dengan semangat, filosofi ini melekat pada perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia

Nasi tumpeng disajikan di atas tampah dan diberi alas daun pisang. Nasi tumpeng pula dihidangkan dengan 7 macam lauk pauk, yang dalam bahasa Jawa angka 7 disebut pitu dan berarti pitulungan (pertolongan).

Berikut ini merupakan makna dari setiap lauk pauk yang ada pada nasi tumpeng.

Nasi
Nasi identik dengan nasi kuning yang dibentuk kerucut namun pada awalnya dibuat dengan nasi berwarna putih. Nasi melambangkan sesuatu yang dimakan wajib berasal dari sumber yang halal dan bersih.

Ayam
Ayam dipilih bukan karena konotasi bagusnya, melainkan konotasi buruk pada ayam. Dengan memakan ayam kita diharapkan dapat menghindari sifat ayam yang berisik dan sombong.

Ikan
Pada nasi tumpeng khas Jawa, pemilihan ikan berupa ikan lele. Ikan lele menggambarkan keuletan dan kegigihan mengingat ikan lele tidak hidup di air yang deras dan mampu bertahan hidup di air yang tidak mengalir.

Teri
Ikan teri merupakan ikan yang hidupnya bersama dengan kelompoknya. Ikan teri diharapkan memiliki makna kebersamaan dan gotong royong.

Sayur urap
Sayur urap terdiri dari kangkung, bayam, kacang panjang, tauge serta bumbu urap yang disajikan dengan parutan kelapa. Sayuran urap menjadi bahan pelengkap dalam nasi tumpeng.

Sayur urab ini memberikan ragam makna, kangkung yang berarti jinangkung yang artinya melindungi. Bayam disimbolkan dengan ayem tentrem. Tauge yang berarti tumbuh dan kacang panjang berarti pemikiran yang jauh memandang kedepan.

Telur
Telur yang disajikan berupa telur yang sudah direbus dan disajikan utuh dengan kulitnya. Lambang telur pada nasi tumpeng adalah bahwa manusia diciptakan dengan fitrah yang sama.

Penyajian dengan kulitnya pun menggambarkan semua tindakan haruslah direncanakan dahulu (dikupas), dikerjakan dengan sesuai rencana dan dievaluasi untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

Cabai merah
Cabai merah digunakan sebagai kelopak dalam hidangan tumpeng. Meski hanya sebagai penghias, cabai merah juga bermakna sebagai api dalam nasi tumpeng yang memberikan cahaya terang bagi banyak orang. [Muhammad Qeis]