July 2, 2021 By fast-fat.com 0

Digebuk Pandemi Corona, Sektor Pariwisata Bali Merugi Rp10 Triliun per Bulan

Digebuk Pandemi Corona, Sektor Pariwisata Bali Merugi Rp10 Triliun per Bulan

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa menyampaikan, semenjak pandemi Covid-19 sebagai besar bisnis di sektor pariwisata tutup dan terlebih hotel di Bali, dikarenakan sepinya tamu.

“Kalau aku tidak miliki datanya (berapa bisnis yang tutup) dikarenakan dinamis. Tapi hotel terlebih sebagai besar tutup, dikarenakan tamu tidak ada,” kata Astawa sementara dihubungi, Selasa (2/2).

Sementara untuk bisnis yang bergerak di sektor pariwisata, layaknya restoran, obyek wisata, mereka selamanya membuka tetapi para pengunjung atau wisatawan domestik tidak amat ramai.

“Usaha wisata terhitung sama, berarti membuka selamanya tetapi pengunjungnya jumlahnya tidak layaknya liburan. Kalau liburan Nataru (natal dan tahun baru) itu ramai, jika saat ini tidak musim liburan iya domestiknya tentu turun. Karena, tamu-tamu domestik itu cenderung mengikuti ritme liburan,” imbuhnya sewa mobil murah di bali .

Astawa terhitung mengungkapkan, untuk kerugian di sektor pariwisata sepanjang adanya pandemi Covid-19 per bulan dapat kira-kira Rp 10 triliun. Karena, pariwisata itu efeknya beruntun. Mulai dari hotel, restoran, guide, transportasi, sampai ke obyek-obyek wisata dan juga lainnya yang terdampak.

“Kalau rata-rata devisa itu Rp 9,7 triliun per bulan. Dan mancanegara telah nol tidak ada. Setiap bulan hampir Rp 10 triliun (kerugiannya),” ungkapnya.

Kondisi pelaku pariwisata di Bali sementara ini telah mengenaskan. Karena pandemi Covid-19 ini telah hampir setahun. Awalnya, pihaknya berpikir bahwa pandemi Covid-19 ini mungkin cuma empat bulan saja.

“Sebenarnya telah agak berat teman-teman pengelola akomodasi itu. Kalau dibilang bertahan sekali terhitung salah. Jadi mereka telah telah mengap-mengap, dikarenakan telah amat lama hampir setahun,” sebutnya.

“Hitung-hitungan kita cuma 4 bulan, Lebih dari itu agak berat. Makanya dikasih hibah supaya dapat bertahan, untuk menjaga jalinan bersama dengan karyawannya. Iya kasih jaminan pengaman sosial kepada pekerja-pekerjanya program-program pemerintah untuk dapat survival saja,” ujarnya.

Sementara, untuk kunjungan wisatawan domestik ke Bali di Bulan Januari 2021 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai tersedia kira-kira 1.900 per hari.