August 25, 2021 By fast-fat.com 0

2 Masjid Karya Masjid Islam

Pada 1631 Mumtaz Mahal, istri ketiga dan favorit kaisar Mughal Shah Jahan (memerintah 1628–58), meninggal saat melahirkan anak keempat belas pasangan itu. Hancur, kaisar menugaskan Taj Mahal, kompleks makam besar di tepi selatan Sungai Yamuna (Jumna) yang akhirnya membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk menyelesaikannya. Keindahan Masjid Dunia Saat ini Taj Mahal adalah bagian paling terkenal dari arsitektur Islam di dunia, dengan kemungkinan pengecualian dari Dome of the Rock di Yerusalem.
Monumen ini luar biasa baik untuk ukurannya (akhir kubah makam pusat berdiri 73 meter di atas permukaan tanah) dan untuk bentuknya yang anggun, yang menggabungkan unsur-unsur desain India, Islam, dan Persia. Dari kejauhan, pemirsa terpesona oleh marmer putih makam tengah, yang tampak berubah warna dengan siang hari. Dekat, bangunan ini didekorasi dengan kaya dengan kaligrafi Arab dan tatahan batu semimulia.
Di dalamnya ada cenotaph Kubah Masjid (makam palsu) untuk Mumtaz Mahal dan Shah Jahan; makam yang sebenarnya berada di sebuah ruangan di bawah lantai dasar. Pada awal tahun 1660-an, para pelancong melaporkan bahwa Shah Jahan berniat membangun makam yang cocok untuk dirinya sendiri dari granit hitam di tepi seberang Sungai Yamuna; cendekiawan modern, bagaimanapun, menganggap ini sebagai legenda tanpa dasar fakta.
Di sebuah bukit yang menghadap ke kota Granada, Spanyol, berdiri Alhambra, sebuah istana yang dibangun oleh para pangeran dari dinasti Muslim Nasrid (1238–1492) pada abad ke-14. Meskipun beberapa bagian istana telah dihancurkan, tiga bagian tetap ada: sebuah benteng (Alcazaba, atau al-Qasbah) di ujung barat bukit, kediaman pangeran di timur, dan sekelompok paviliun dan taman yang dikenal sebagai Generalife.
Halaman dan kamar Alhambra didekorasi dengan indah dengan ubin berwarna, plesteran berukir, kayu berukir, dan kaligrafi. Beberapa fitur ornamen yang paling luar biasa adalah desain stalaktit geometris yang diukir dengan rumit (pola berulang dalam arsitektur Islam yang disebut muqarnas dalam bahasa Arab) yang menghiasi aula di sekitar Istana Singa.